Membuat website WordPress dengan Nginx di Windows biasanya dilakukan menggunakan Docker atau Laragon. Cara ini jauh lebih stabil dan mudah dikelola dibandingkan menginstal Nginx, PHP, dan MySQL secara manual di Windows.
Berikut adalah panduan menggunakan Laragon, cara tercepat dan termudah untuk pemula.
Langkah-langkah Menggunakan Laragon
Laragon adalah all-in-one development environment yang sudah menyediakan Nginx, PHP, MySQL, dan Redis dengan pengaturan otomatis.
Download & Instal Laragon
Buka situs resmi laragon.org.
Unduh versi Laragon Full.
Jalankan installer dan ikuti petunjuknya.
Siapkan Database
Jalankan Laragon.
Klik Start All untuk menjalankan Nginx dan MySQL.
Klik Database untuk membuka HeidiSQL (bawaan Laragon).
Buat database baru (contoh:
db_wordpress).
Unduh WordPress
Buka situs wordpress.org dan unduh file
.zipWordPress terbaru.Ekstrak file tersebut ke folder
C:\laragon\www\nama-website-anda.
Konfigurasi Nginx
Laragon akan otomatis membuatkan virtual host jika Anda menaruh folder di dalam direktori
www.Contoh: Jika folder Anda bernama
toko, maka secara otomatis Anda bisa mengakseshttp://toko.testdi browser.
Instalasi WordPress
Buka browser dan akses alamat
http://toko.test.Ikuti instruksi instalasi WordPress.
Pada bagian database, gunakan:
Database Name:
db_wordpressUsername:
rootPassword: (kosongkan, default Laragon)
Database Host:
localhost
Perbandingan Arsitektur
Untuk membantu Anda memahami bagaimana Nginx bekerja sebagai web server yang melayani WordPress, berikut adalah diagram alurnya:
Mengapa menggunakan metode ini?
Otomatisasi: Laragon secara otomatis mengonfigurasi file
nginx.confsehingga Anda tidak perlu menulis kode konfigurasi manual yang rumit.Keamanan: Memisahkan environment pengembangan dengan sistem operasi utama Windows Anda.
Kemudahan: Jika terjadi kesalahan konfigurasi, Anda bisa dengan mudah menghapus folder proyek dan memulai ulang tanpa merusak sistem Windows.
Tips Tambahan
Jika Anda membutuhkan lingkungan yang lebih mirip dengan server produksi (Linux), saya sangat menyarankan menggunakan WSL2 (Windows Subsystem for Linux) dengan Docker Desktop. Dengan cara ini, Anda bisa menggunakan file docker-compose.yml untuk menjalankan container Nginx dan WordPress secara berdampingan.



