Lompat ke konten
Beranda ยป Cara Install Plugin Di WordPress

Cara Install Plugin Di WordPress

  • oleh

Kalau kemarin kita sudah bahas soal menu, sekarang kita masuk ke bumbu rahasia yang bikin WordPress jadi “sakti”, yaitu Plugin.

Ibaratnya, kalau WordPress itu adalah smartphone, plugin itu adalah aplikasi-aplikasi di dalamnya. Mau punya fitur toko online? Ada aplikasinya. Mau bikin galeri foto yang estetik? Ada juga. Pokoknya, apa pun yang kamu butuhkan, kemungkinan besar ada plugin-nya.

Yuk, langsung aja kita bahas cara install-nya biar website kamu makin canggih!

  1. Cara Paling Gampang: Cari & Klik (Direct Search)

Ini adalah cara yang paling sering dipakai karena kamu nggak perlu keluar dari dashboard WordPress sama sekali.

  1. Buka Menu Plugin: Di dashboard sebelah kiri, cari tulisan Plugins dan klik Add New Plugin.
  2. Ketik Nama Plugin: Di pojok kanan atas ada kolom pencarian. Masukkan kata kunci atau nama plugin yang kamu cari (misal: “Contact Form” atau “Security”).
  3. Install: Begitu ketemu yang pas, klik tombol Install Now. Tunggu sebentar sampai prosesnya selesai.
  4. Wajib Aktifkan: Ini yang sering kelupaan! Setelah install selesai, tombolnya bakal berubah jadi warna biru bertuliskan Activate. Klik itu, dan tadaaa! Plugin kamu sudah siap kerja.
  1. Cara “Manual”: Upload File ZIP

Cara ini biasanya dipakai kalau kamu beli plugin premium atau dapat file dari teman dalam bentuk .zip.

  1. Siapkan File: Pastikan kamu sudah punya file plugin-nya di komputer (ingat, harus format .zip, jangan di-ekstrak dulu ya).
  2. Upload: Masuk ke menu Plugins > Add New Plugin, lalu lihat di bagian atas sebelah judul, ada tombol Upload Plugin.
  3. Pilih File: Klik Choose File, pilih file .zip tadi, lalu klik Install Now.
  4. Aktifkan: Sama seperti cara pertama, jangan lupa klik Activate Plugin setelah proses upload beres.
  1. Cek Koleksi Plugin Kamu

Mau lihat plugin apa saja yang sudah terpasang? Klik saja menu Plugins > Installed Plugins. Di sana kamu bisa:

  • Deactivate: Mematikan sementara plugin tanpa menghapusnya.
  • Delete: Menghapus plugin selamanya (biar memori web nggak penuh).
  • Update: Memperbarui plugin ke versi terbaru biar tetap aman dan lancar.

Tips “Curhat” dari Sesama Pengguna Web:

  • Jangan Maruk: Mentang-mentang gratis, jangan semua plugin di-install. Kebanyakan plugin bisa bikin website kamu jadi “berat” dan lemot. Pilih yang benar-benar butuh saja.

Lihat Rating: Sebelum install, intip dulu bintangnya dan kapan terakhir kali di-update oleh developernya. Kalau sudah 2 tahun nggak di-update, mending cari alternatif lain demi keamanan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *