Error SSL (Secure Sockets Layer) bisa sangat mengganggu karena membuat pengunjung takut dengan peringatan “Your connection is not private”. Sebagai pengembang, Anda perlu mengidentifikasi apakah masalahnya ada di sisi server, sertifikat itu sendiri, atau konfigurasi WordPress.
Berikut adalah langkah-langkah solusinya:
- Cek Masa Berlaku Sertifikat
Penyebab paling umum adalah sertifikat yang sudah kedaluwarsa, terutama jika menggunakan Let’s Encrypt yang harus diperbarui setiap 90 hari.
- Solusi: Masuk ke cPanel atau panel hosting Anda (seperti hPanel atau DirectAdmin). Cari menu SSL/TLS Status dan pastikan sertifikat sudah terinstal dan masih aktif. Jika gagal perbarui otomatis (AutoSSL), klik tombol Run AutoSSL secara manual.
- Perbaiki Mixed Content Error
Ini sering terjadi di WordPress: SSL sudah aktif, tapi browser tetap menunjukkan tanda seru atau “Not Secure”. Ini karena website masih memuat aset (gambar, CSS, atau JS) menggunakan protokol http:// bukan https://.
- Solusi Cepat: Instal plugin Really Simple SSL. Plugin ini akan mengonfigurasi website Anda agar berjalan di atas HTTPS secara otomatis dan memperbaiki mixed content.
- Solusi Manual: Masuk ke Settings > General di Dashboard WordPress. Pastikan WordPress Address (URL) dan Site Address (URL) keduanya diawali dengan https://.
- Sinkronisasi Waktu Lokal
Jika jam di komputer atau server tidak akurat, browser akan menganggap sertifikat SSL tidak valid karena ketidaksinkronan waktu.
- Solusi: Pastikan pengaturan tanggal dan waktu di perangkat Anda (dan server) disetel ke Set time automatically.
- Konfigurasi Name Server dan Propagasi
Jika Anda baru saja memindahkan domain antar hosting, SSL sering kali gagal divalidasi karena DNS belum sepenuhnya mengarah ke IP server yang baru.
- Solusi: Pastikan A Record dan Name Servers sudah benar. Anda bisa mengecek status propagasi melalui alat seperti DNSChecker. SSL biasanya tidak akan terbit sebelum domain sepenuhnya “menunjuk” ke hosting tersebut.
- Masalah pada File .htaccess
Terkadang Anda perlu memaksa (force) semua trafik agar menggunakan HTTPS melalui file konfigurasi server.
- Solusi: Tambahkan kode berikut di bagian paling atas file .htaccess Anda:
Apache
RewriteEngine On
RewriteCond %{HTTPS} off
RewriteRule ^(.*)$ https://%{HTTP_HOST}%{REQUEST_URI} [L,R=301]
- Flush SSL State di OS
Jika Anda yakin server sudah benar tapi browser tetap error, mungkin ada data SSL lama yang tersimpan di sistem operasi Anda.
- Windows: Buka Control Panel > Internet Options > Tab Content > Klik Clear SSL State.
- Browser: Bersihkan cache browser secara menyeluruh.
Tips Khusus Cloudflare:
Jika Anda menggunakan Cloudflare, pastikan pengaturan di tab SSL/TLS disetel ke Full atau Full (Strict). Jika disetel ke Flexible sementara server Anda juga punya sertifikat SSL sendiri, sering terjadi Redirect Loop (ERR_TOO_MANY_REDIRECTS).

Bikin Soal ExamView Nggak Pakai Ribet: Panduan Import dari File Word untuk Dev & Edukator
Bikin Soal ExamView Nggak Pakai Ribet: Panduan Import dari File

Aplikasi Website Akuntansi Usaha
Aplikasi Web Akuntansi dengan data input dan laporan akuntansi lengkap

Aplikasi Web Absensi Karyawan By Scan QR
Aplikasi Web Absensi dengan sistem input manual dan Scan QR

Paket Aplikasi Toko Online
Aplikasi Web Toko Online Harga : Rp.1.500.000Keunggulan:* Gratis Hosting dan

Paket Aplikasi Inventory
Aplikasi Web Inventory Harga : Rp.1.200.000Keunggulan:* Gratis Hosting dan Domain

Paket Absen Sekolah
Aplikasi Web Absen Sekolah Harga : Rp.1.200.000Keunggulan:* Gratis Hosting dan